Tahun Baru, istri baru?
1 01 2008Pa kabar, friends? Semoga well-well aja.
Tahun baru, semangat baru? Alhamdulillah. Usai rehat beberapa tahun, eh… beberapa hari, rasa-rasanya kuperoleh spirit baru ‘tuk lebih rajin kunjungi kalian di situs ini. Dah ngebet. Berkat tahun baru, ‘kali, ya?
Di tahun 2008 ini, aku ingin hadir di sini seminggu tiga kali. Tiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Doakanlah dan doronglah aku supaya disiplin, ya! Soalnya, terkadang aku males bolak-balik ke warnet. Apalagi kalo kantong baju dan celanaku kosong melompong.
Gimana denganmu? Apa yang kauingini di tahun 2008 ini?
Tahun baru, mau punya istri baru? Wait a minute. Emangnya, kenapa mo cari yang baru?
Klo dah cerai ama yang lama, apa tiada harapan ‘tuk rujuk? Apa kejelekannya lebih besar ketimbang kebaikannya? Ayo dong, renungkan lagi!
Klo dah bosen ama yang lama, apa kamu sendiri nggak ngebosenin bagi si doi? Apa kamu mau jadi orang serakah yang mau enaknya sendiri? Tidakkah sebaiknya yang kau ubah adalah rasa bosenmu (bukan siapa istrimu)?
Atokah loe belon punya istri? Yach, kalo kau masih remaja belia, masih di bawah 21 tahun, ‘ntar aja deh. Mungkin belum waktunya kau beristri, apalagi beranak-pinak. Nanti aja kalau udah lebih dewasa. Untuk sekarang, yang sebaiknya kau pikirkan: “Tahun Baru, pacar baru?“













Selamat tahun baru… makasih atas kiriman brekatnya..
mudah2an makin berkah aja yaa..
yoi deh jadi pertamax nih
kalok aku pacar baru ajah
met taon baru
ini koment pertama ku di 2008
Met taon baru