Satu-satunya buku zikir untuk solusi masalah cinta

Cara zikir untuk atasi segala masalah CintaSampai saat ini, sepanjang pengetahuan kami, inilah satu-satunya buku yang berisi pedoman doa & zikir untuk mengatasi segala masalah cinta. Cakupannya meliputi cinta dalam arti luas seperti cinta antara orangtua dan anak maupun cinta dalam arti sempit, yakni asmara antarlawan jenis, baik pranikah maupun antara suami-istri. Sebelum ini, belum ada satu pun buku (atau bahkan artikel) karya orang lain yang mengemukakannya.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di hubungan cinta, islam | 2 Komentar

Andai aku termakan nafsu…

Andai aku termakan nafsu, ‘kan kuledakkan semua kata seru yang menyerbuku. Tetapi mereka cuma belum tahu siapa namaku. Belum pernah mereka tengok debar jantungku. Belum pernah mereka jenguk getar otakku. Mereka hanya meludah sebelum mencerna…

Baca selengkapnya…

Dipublikasi di ekspresi cinta, konflik, penderitaan, romantis | Tinggalkan Komentar

Alamat Psikologi Cinta Berpindah Lagi (kini ke blogspot)

Alamat blog Psikologi Cinta ini berpindah lagi. Baru beberapa pekan di dagdigdug.com, aku sudah tidak betah. Penyebabnya yang utama, ternyata eMail notification-nya tidak berjalan dengan semestinya. Akibatnya, aku sering terlambat menanggapi komentar pembaca.

Nah, kalau yang di blogspot, sebagaimana di wordpress.com, fasilitasnya dapat diandalkan. Jadilah mulai sekarang, blog Psikologi Cinta menempati alamat baru di psikologi-cinta.blogspot.com.

Dalam proses pemindahan ini, mungkin para pembaca merasa agak kurang nyaman. Untuk itu, aku mohon maaf, ya!

Dipublikasi di Uncategorized | Tag | Tinggalkan Komentar

konsultasi pasca perselingkuhan

Kami suami-istri menikah sudah 16 tahun. Dua tahun yang lalu, istri saya membuat pengakuan telah berselingkuh dan telah melakukan hubungan intim sebanyak 2 kali. Semenjak itu, hubungan kami menjadi buruk, karena meskipun saya telah memaafkan, saya selalu curiga kepada istri saya, apalagi istri saya suka pergi tidak mau ditemani oleh saya. Apabila terjadi pertengkaran, istri saya selalu minta cerai, tetapi sampai saat ini saya tdk pernah mengabulkan.

Kejadian ini dipicu semenjak istri saya gaji & karir menanjak dengan drastis (jabatan & gaji lebih banyak dari saya). Dan masalah gaji saya sekarang yg. lebih kecil dari istri, selalu menjadi alasan bahwa saya suami yang tidak bertanggung jawab, dan menjadi alasan istri saya supaya saya tidak boleh melarang bergaul dengan teman-teman prianya.

Kami terakhir berciuman pada 23 bulan yang lalu dan terkahir berhubungan sex pada 5 bulan yang lalu. Sampai kini, istri saya tidak mau lagi berciuman dan berhubungan sex dengan saya dengan alasan istri saya sudah tidak menyukai lagi, malahan saya disuruh mencari wanita lain yg. mau dengan saya. Sampai sekarang ( 6 bulan) istri tidak mau lagi tidur dengan saya (tidur di kamar lain) dan dia hanya mau bicara kepada saya hanya seperlunya saja.

Mohon saran dan solusi untuk mengatasi masalah ini. Terus terang saja, saya masih mencintai istri saya.

Tanggapan M Shodiq Mustika:

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di konflik, seksual, selingkuh, Suami Adil | Tag , , , , | 4 Komentar

Definisi “Cinta Sejati” yang obyektif

Kita sudah sering mendengar definisi “cinta sejati”. Jumlahnya tak terhitung saking banyaknya. Namun kita tak perlu bingung. Toh kebanyakan definisi itu merupakan hasil pemikiran subyektif dan tidak logis. Supaya tidak terjebak dalam kebingungan, lebih baik kita bersandar pada definisi yang ilmiah, obyektif, dan logis.

Lanjutkan membaca

Dipublikasi di cinta sejati | Tag , , , , , , , | 11 Komentar

Dulu Cinta Romantis, Kini Cinta Sejati

Semula, blog love.dagdigdug.com ini merupakan kembaran dari blog muslimromantis.wordpress.com dan sama-sama bernama “Cinta Romantis”. Namun sejak kini, keduanya berdiri sendiri-sendiri. Blog di dagdigdug ini menjadi blog “Cinta Sejati”. Isinya lebih luas dan ditujukan kepada khalayak umum. Adapun blog di wordpress yang akan kembali bernama “Muslim Romantis” lebih mengkhususkan diri pada khalayak yang beragama Islam saja.

Dipublikasi di cinta sejati, romantis | Tinggalkan Komentar